Menggali Potensi Desa Geger, Prodi Sosiologi Agama FUAD Gelar Studi Lapangan dan Pendampingan Masyarakat

Kontributor:

Tulungagung – Program Studi Sosiologi Agama (SA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sukses menyelenggarakan program Studi Lapangan dan Pendampingan Masyarakat di Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Senin hingga Rabu (6–8 Juli 2026), ditutup dengan deklarasi hasil penelitian serta pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang diselenggarakan di Balai Desa Geger pada Rabu (08/07/2026).  

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. Akhmad Rizqon Khamami, Lc., M.A.; Wakil Dekan I, Dr. Nurul Hidayat, M.Ag.; Wakil Dekan III, Dr. Muhammad Ridho, M.A.; Ketua Jurusan Ushuluddin, Dr. Akhol Firdaus, M.Ag.; serta Koordinator Program Studi Sosiologi Agama, Dr. Refki Rusyadi., S. S., M. Pd. I. Kehadiran sivitas akademika FUAD disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Desa Geger bersama sekitar 100 warga yang turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Mengawali acara, Dekan FUAD UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. Akhmad Rizqon Khamami, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Geger atas sambutan dan kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan program.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan hangat dan keterbukaan yang luar biasa dari masyarakat Desa Geger. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik sebagai modal sosial bagi masyarakat maupun sebagai pengalaman empiris yang berharga bagi mahasiswa dan dosen,” tuturnya.

Selanjutnya, sambutan pemerintah Desa Geger melalui Sekretaris Desa yang mewakili Kepala Desa turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran tim dari UIN SATU tidak hanya memberikan kontribusi melalui penelitian, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Memasuki acara inti, Ketua Jurusan Ushuluddin, Dr. Akhol Firdaus, M.Ag., memaparkan hasil penelitian sekaligus deklarasi yang menyoroti potensi sejarah dan budaya Desa Geger. Menurutnya, berbagai peninggalan sejarah yang dimiliki desa tersebut merupakan aset penting yang perlu terus digali, dilestarikan, dan dikembangkan sebagai identitas lokal sekaligus potensi destinasi berbasis sejarah.

“Menggali ulang sejarah itu untuk menjadi desa destinasi paling bersejarah dan paling penting. Geger harus dinobatkan sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah tinggi, tidak hanya di Tulungagung, tetapi juga di tingkat provinsi. Melalui kerja sama dengan Sosiologi Agama UIN SATU, semoga kita dapat mengambil inisiatif bersama untuk merancang model destinasi sejarah,” tegasnya.

Selain memaparkan hasil penelitian, Program Studi Sosiologi Agama juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol yang dilayani oleh dosen-dosen berlatar belakang ilmu kesehatan yang turut mengajar di Program Studi Sosiologi Agama. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Desa Geger.

Koordinator Program Studi Sosiologi Agama, Dr. Refki Rusyadi., S. S., M. Pd. I., menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan mahasiswa berfokus pada harmonisasi keberagamaan masyarakat pegunungan. Salah satu temuan yang menarik adalah kuatnya nilai toleransi serta penghormatan masyarakat terhadap warisan budaya leluhur, termasuk keberadaan Candi Penampihan yang menjadi simbol spiritual dan budaya yang dihormati bersama tanpa memandang latar belakang keagamaan.

Refki menambahkan bahwa Program Studi Sosiologi Agama tidak ingin kehadiran perguruan tinggi hanya dirasakan melalui kegiatan akademik semata. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan diberikan sebagai bentuk pengabdian nyata agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran dosen dan mahasiswa.

“Terkadang masyarakat belum begitu akrab dengan dunia akademik. Karena itu kami ingin menghadirkan kegiatan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan. Pelayanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, sehingga kehadiran Program Studi Sosiologi Agama tidak hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi warga. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan semoga memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Geger,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terus mendorong pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Studi Sosiologi Agama diharapkan mampu menjadi jembatan antara pengembangan keilmuan dengan pemberdayaan masyarakat melalui riset, pendampingan, dan aksi sosial yang berkelanjutan.

Penulis: Friska Novi Rahmadani

Skip to content