Tulungagung, 04 Agustus 2025_Awal Agustus 2025 menjadi momentum penting bagi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam FUAD UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Selama tiga hari, tepatnya 4–6 Agustus 2025, kegiatan asesmen lapangan berlangsung di Gedung Prajna Paramita. Kegiatan ini menjadi sebuah ruang akademik yang sering menjadi saksi lahirnya langkah strategis bagi pengembangan kampus.
Asesmen lapangan ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan proses evaluasi yang menentukan kualitas dan daya saing Program Studi di tingkat nasional. Kehadiran pimpinan kampus mulai dari Rektor dan Wakil Rektor, jajaran Dekanat FUAD, Koordinator Program Studi, hingga Ketua Lembaga seperti LPM dan LP2M menjadi bukti keseriusan UIN SATU Tulungagung dalam mendukung akreditasi KPI.
Menariknya kegiatan ini diampu oleh dua asesor berpengalaman. Pertama, Dr. Syaiful Rohim, M.Si., dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), seorang akademisi yang dikenal luas dalam bidang komunikasi. Kedua, Prof. Dr. Umdatul Hasanah, M.Ag., dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, sosok akademisi senior dengan kepakaran pada studi Islam dan dakwah. Kombinasi keduanya menghadirkan perspektif yang kaya baik dari sisi metodologi komunikasi maupun pemahaman keagamaan.
Proses asesmen tidak hanya menyoal data dan dokumen. Lebih dari itu para asesor menggali sejauh mana Prodi KPI mampu menghadirkan kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan zaman. Mahasiswa, dosen, hingga mitra eksternal turut dilibatkan untuk memberikan testimoni tentang bagaimana prodi ini berkontribusi pada perkembangan dakwah berbasis media dan komunikasi modern.
Dalam suasana formal namun hangat, terjalin dialog produktif antara asesor dan civitas akademika. Rektor dan jajaran pimpinan menegaskan komitmen kampus untuk terus mendukung Prodi KPI sebagai salah satu motor penggerak moderasi beragama melalui media. Sementara pihak Dekanat FUAD menekankan pentingnya sinergi antar prodi untuk menciptakan atmosfer akademik yang dinamis.
Asesmen lapangan ini pada akhirnya bukan sekadar penilaian administratif, melainkan refleksi bersama apakah Prodi KPI sudah benar-benar menjawab tantangan komunikasi Islam di era digital? Dengan semangat kolektif, UIN SATU Tulungagung bertekad menjadikan momentum ini sebagai pijakan untuk melahirkan lulusan KPI yang kritis, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman yang moderat.
Penulis: Ahmad Misbakhul Amin
