DPD ASKOPIS Jawa Timur Sukses Selenggarakan MUSDA dan Seminar Nasional Kompetensi Prodi KPI dalam Industri Kreatif

Kontributor:

Kediri – Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) Jawa Timur menyelenggarakan Musyawarah Daerah ke – II DPD ASKOPIS Jawa Timur dan Seminar Nasional, yang digelar pada 30 Juli 2024 bertempat di Gedung Home Theatre Perpustakaan IAIN Kediri.

Seminar Nasional bertema “Kompetensi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam Industri Kreatif” menghadirkan narasumber Prof. Dr. Mukti Ali sebagai Guru Besar Ilmu Komunikasi dari UIN Salatiga dan mantan presenter TVOne Dita Faisal yang memberikan pandangan praktisi media dan content creator.

Menurut Ketua DPD Askopis Jawa Timur Anis Bachtiar, seminar nasional yang dilaksanakan akan menjadi salah satu acuan dalam mengembangkan kemampuan baik bagi dosen atau program studi pada bidang akademisi dan praktisi.

“Seminar ini menjadi wadah penting untuk mengembangkan industri kreatif sebagai bagian dari penguatan bonus demografi 2045 mendatang” jelasnya ketika memberikan pengantar.

Senada dengan itu, Prof. Ali Mukti menuturkan bahwa untuk mencetak lulusan yang berkompeten, khususnya bidang Komunikasi dan Penyiaran Islam tentu diperlukan dukungan dari kurikulum, pengajar hingga staf. “Saat ini industri hanya membutuhkan tenaga yang terampil dan kreatif,” terangnya.

Selain itu, narasumber Dita Faisal menambahkan bahwa untuk menjadi seorang yang kreatif, diperlukan langkah praktis. Saat ini mudah sekali untuk menguasai teknologi. Maka “Mahasiswa harus diajak untuk praktek membuat konten, itu salah satu cara untuk bisa kreatif”. paparnya

Pada Musda ke-II, Dr. Luthfi Ulfa Ni’amah,M.Kom.I Perwakilan UIN SATU Tulungagung resmi terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASKOPIS Provinsi Jawa Timur periode 2024-2027 menggantikan Ketua DPD ASKOPIS sebelumnya Dr. M. Anis Bachtiar, M. Fil. I. Terpilihnya Doktor Luthfi setelah unggul 8 suara dari 19 perwakilan suara Prodi KPI seluruh Jawa Timur. Disusul Zuhdi dari KPI IAIN Madura dengan 4 suara sekaligus menjadikannya sebagai calon wakil terpilih, Rizal IAIN Kediri dengan 3 suara sebagai sekretaris, Kayyis dari IAIN Ponorogo dan Agus Baihaqi dari UIMSYA Banyuwangi masing-masing dengan 2 suara.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada bapak ibu perwakilan program studi penyiaran islam di wilayah DPD Jawa Timur ini, karena telah memberikan amanah panjenengan semua ke saya. Saya juga berharap sinergi dan kerjasama untuk kepengurusan ke depan. Semoga tetap solid dan maju” ungkap Doktor Luthfi ketika diwawancarai via online.

Terpilih menjadi ketua DPD Jatim, Bunda Luthfi, sapaan akrabnya, sudah berpengalaman dan aktif di berbagai organisasi. Diantaranya menjabat sebagai koordinator program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pengurus Fatayat NU Kabupaten Madiun, dan ISNU Kabupaten Madiun.

Selain organisasi, Bunda Luthfi telah menyelesaikan pendidikan Doktoral nya di Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Sebelumnya menempuh pendidikan Sarjana dan Magister di Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Ampel Surabaya.

Kedepan, menurut Bunda Luthfi sebagai ketua DPD terpilih menyampaikan tentunya akan berkoordinasi terlebih dahulu menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak, baik sebelum dilantik hingga sesudahnya. Selain itu bertekad untuk mengawal Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam khususnya di wilayah Jawa Timur untuk mengembangkan prodinya sehingga dapat bersaing baik di tingkat nasional hingga nasional.

“Tentu kami akan menjalin silaturahmi dengan Pengurus pusat ASKOPIS, kemudian ke prodi-prodi KPI di Jawa Timur” terangnya.

Selain pemilihan ketua, menurut Bunda Luthfi, pada MUSDA dan Seminar Nasional yang dihadiri 19 program studi KPI perguruan tinggi se-Jawa Timur kali ini digunakan sebagai ruang sinergi evaluasi sekaligus perencanaan program pengurus DPD baru. “Setelah ini membentuk struktur pengurus tentunya, kepengurusan yang tidak hanya dari kaprodi, tapi mengakomodir untuk dosen – dosen KPI, InsyaAllah pelantikan di Tulungagung sekitar bulan September” Terangnya.

Editor: FUAD UIN SATU
Photographer: FUAD UIN SATU
Skip to content