Dua Mahasiswa Manajemen Dakwah UIN SATU Tulungagung Raih Juara II Musabaqah Makalah Ilmiah Qur’an (MMIQ) di Kecamatan Tulungagung

Kontributor:

Tulungagung – Dua mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN SATU Tulungagung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Kecamatan Tulungagung Kota, pada Kamis (14/5/2026). Kedua mahasiswa tersebut ialah Moch. Nur Aziz Syafi’udin dan Intan Nur Fauziah Rohmah telah meraih juara II cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Qur’an (MMIQ) kategori putra dan putri yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Istigotsah Tulungagung.

Aziz menyampaikan bahwa ia mendapatkan informasi perlombaan melalui salah satu dosen Manajemen Dakwah saat perkuliahan dan ia memutuskan untuk ikut dalam kompetisi tersebut. Aziz tidak sendirian, ia mengajak salah satu temannya bernama Intan untuk ikut mewakili perlombaan. Keduanya bekerja sama dan mempersiapkan diri sebelum ajang perlombaan dilaksanakan.

Pada technical meeting, Aziz memperoleh tema “Moderasi beragama dalam Qur’an”, sementara Intan mendapatkan tema “Kepemimpinan dalam perspektif Qur’an”. Keduanya memulai latihan mulai dari kepenulisan, pengumpulan referensi dan data, hingga belajar secara langsung bersama Abdurrahman As-Sidis selaku juara I MMIQ Kabupaten Tulungagung tahun 2025, yang juga merupakan mahasiswa MD semester 8 saat ini.

Keduanya mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh melalui perkuliahan di kelas sebagai panduan dalam proses kepenulisan ilmiah. Materi tersebut diperoleh dari beberapa mata kuliah, seperti Academic Writing yang diampu oleh Dr. Zulva Ismawati M.Pd, Metodologi Penelitian oleh Fatimatuz Zuhro M.Sos, serta Teknik Penulisan Naskah Dakwah yang diampu oleh Prof. Ngainun Naim M.H.I. Mereka juga mempelajari teknik kepenulisan ilmiah dari Komunitas El-himmah pada divisi Karya Tulis Ilmiah Qur’an yang berada di lingkungan UIN Sayyid Ali Rahmatulloh Tulungagung. Dengan bekal tersebut, Aziz dan Intan memiliki pemahaman yang cukup terkait langkah-langkah kepenulisan ilmiah.

Dalam proses perlombaan, Aziz membawakan judul “Moderasi Beragama dalam Menyikapi Rasisme dan Fanatisme di Sosial Media Studi Kasus Akun Tiktok @Sabilu Taubah Official”. Sementara itu, Intan mengangkat isu viral di Tulungagung sebagai judul dalam lomba MMIQ yaitu “Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Sebagai Bentuk Penyimpangan Nilai Kepemimpinan Dalam Qur’an”. Berangkat dari isu tersebut, keduanya berhasil lolos ke babak final lomba MMIQ dengan mempresentasikan hasil makalah ilmiah Qur’an.

“Alhamdulillah wa syukurillah. Tanpa disangka kami berdua berhasil mendapatkan juara II MMIQ. Semoga prestasi ini menjadi titik awal untuk memantik semangat dalam kepenulisan ilmiah Qur’an kedepannya,” ujarnya.

Dengan demikian, berbagai prestasi membanggakan mahasiswa diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri. Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah juga menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar dan kajian, tetapi dapat diwujudkan melalui literasi digital, salah satunya melalui karya tulis.

Penulis: Friska Novi Rahmadani

Skip to content