
Tulungagung — Program Studi Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan visi, misi, dan tujuan program studi di Lojikka Hotel, Kabupaten Tulungagung, Rabu (8/12/2021). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah pengembangan program studi agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, dan dinamika pendidikan tinggi.
FGD tersebut dihadiri unsur pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, serta pihak eksternal sebagai pengguna lulusan. Sejumlah pihak yang tercatat hadir antara lain Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, para wakil dekan, koordinator program studi, dosen, mahasiswa, alumni, serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Klinik Psikologi Sinergia, dan LKP Amoeskin Griya Therapist. Keterlibatan berbagai unsur ini menunjukkan bahwa penyusunan visi, misi, dan tujuan dilakukan secara partisipatif dengan mengakomodasi aspirasi para pemangku kepentingan.
Dalam laporan kegiatan disebutkan, penyusunan visi, misi, dan tujuan Program Studi Tasawuf Psikoterapi dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menghadirkan arah pengembangan akademik yang selaras dengan visi universitas dan fakultas. Selain itu, program studi juga diharapkan mampu menjawab tantangan global dengan menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai bidang psikoterapi, tetapi juga mampu memadukannya dengan nilai-nilai keislaman, khususnya tasawuf, serta perkembangan sosial, budaya, dan teknologi.
Melalui forum ini, peserta membahas evaluasi ketercapaian visi, misi, dan tujuan yang telah ada, menyepakati perlunya pembaruan, serta mengusulkan pembentukan tim task force perumus visi misi baru. Hasil FGD kemudian melahirkan rumusan visi Program Studi Tasawuf Psikoterapi, yaitu menjadi program studi yang unggul dalam mencetak sarjana psikoterapi berbasis tasawuf yang berjiwa rahmatan lil ‘alamin pada tahun 2027. Selain itu, forum juga menetapkan misi program studi yang mencakup penguatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama berkelanjutan di tingkat regional, nasional, dan internasional.
Koordinator Program Studi Tasawuf Psikoterapi, Abdulloh Chakim, dalam dokumen berita acara menegaskan bahwa hasil penyusunan visi, misi, dan tujuan ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi program studi dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi. Visi dan misi yang telah disusun juga diarahkan untuk menjadi pedoman strategis dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan sinergi dengan berbagai stakeholder.
Secara kelembagaan, kegiatan ini juga diperkuat dengan Keputusan Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung tentang pengangkatan tim penyusun visi, misi, dan tujuan Program Studi Tasawuf Psikoterapi. Dokumen tersebut menegaskan bahwa penyusunan visi, misi, dan tujuan merupakan bagian penting dari upaya menjamin terlaksananya tridharma perguruan tinggi dan memperkuat posisi program studi dalam pengembangan keilmuan tasawuf psikoterapi. Dengan terselenggaranya FGD ini, Program Studi Tasawuf Psikoterapi diharapkan semakin mantap dalam menentukan arah pengembangan ke depan, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat kajian tasawuf psikoterapi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.