Optimalisasi Penyusunan Proposal Mahasiswa Semester Akhir: Prodi Sosiologi Agama Gelar Coaching Riset

Kontributor:

Tulungagung, 08 Oktober 2025_ menjadi momentum penting bagi mahasiswa semester 7 Program Studi Sosiologi Agama UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Bertempat di Gedung Prajna Paramita lantai 5, berlangsung kegiatan berjudul Optimalisasi Teknik Penyusunan Proposal yang menghadirkan narasumber dan pemateri dari kalangan dosen internal yang kompeten di bidang riset dan metodologi. Kegiatan dilakukan siang hari tepat pukul 13.00 hingga waktu Asar tiba.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Jurusan, Akhol Firdaus yang menegaskan pentingnya acara tersebut sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik mahasiswa. Dalam sambutannya dosen yang kerap dipanggil Cak Akhol ini menekankan bahwa Prodi Sosiologi Agama merupakan prodi pemikir yang berperan besar dalam membangun pilar keilmuan di UIN SATU. “Saya percaya bahwa Sosiologi Agama adalah salah satu pilar keilmuan di kampus ini. Ilmu sosialisasi agama yang dikaji mahasiswa SA menjadi fondasi penting bagi kajian sosial-keagamaan,” tuturnya.

Lebih lanjut Akhol menegaskan bahwa kegiatan riset memiliki peran strategis untuk mengarusutamakan budaya ilmiah di kalangan mahasiswa. Ia menyebut bahwa separuh dari pekerjaan riset adalah membaca dan memetakan ide. “Kalau tidak mau membaca, maka riset akan gagal di langkah awal,” tegasnya.

Meski acara ini terlihat sederhana, ia menilai bahwa tantangan sesungguhnya terletak pada proses pendampingan dan pemantauan setelah kegiatan berlangsung. “Yang mudah itu melaksanakan acaranya, yang sulit adalah mengawal prosesnya,” tambahnya.

Sesi berikutnya diisi oleh Refki Rosyadi selaku Koordinator Program Studi Sosiologi Agama. Refki ini memaparkan materi teknis penyusunan proposal dengan menggunakan presentasi PowerPoint. Dalam pemaparannya beliau menjelaskan bahwa mahasiswa Sosiologi Agama sejatinya bergelut dengan ilmu dasar yang menjadi induk dari ilmu humaniora dan sosial. “Ilmu ini adalah induk dari segala induk keilmuan lain. Karena itu, inisiatif seperti ini harus mendapat gaung dan sambutan dari fakultas agar karya-karya mahasiswa bisa mencapai standar akademik dan mengikuti tren keilmuan kontemporer,” tambahnya menguatkan argumentasi Akhol.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa semester akhir untuk memahami cara menyusun proposal penelitian yang kontekstual dan selaras dengan dinamika akademik masa kini. Dengan adanya pendampingan intensif dari dosen, pengelola prodi berharap lahir karya ilmiah mahasiswa yang mampu memenuhi syarat akademik dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu sosial-keagamaan.

Penulis: Ahmad Misbakhul Amin

Skip to content