Hadiri Seminar dan Rakerda ASKOPIS Jatim, Luthfi Ulfa Ni’amah Dorong Penguatan Kolaborasi dan Literasi Komunikasi Islam Era Digital

Kontributor:

Jombang, 29 Oktober 2025_ Universitas Hasyim Asy’ari Jombang menjadi tuan rumah Rapat Kerja Daerah Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) Provinsi Jawa Timur yang dirangkai dengan Seminar Nasional Communication and Journalism Fest 2025. Kegiatan dihadiri oleh para pengurus dan perwakilan program studi KPI se-Jawa Timur, termasuk Luthfi Ulfa Ni’amah, selaku Koordinator Program Studi bersama Clara Sinta Pratiwi dan Tri Latifatul Sakdiyah, Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Bunda Luthfi, sapaan akrabnya, menyampaikan pentingnya agenda Rakerda sebagai wadah konsolidasi akademik antar perguruan tinggi keagamaan Islam di bidang komunikasi dan penyiaran. “ASKOPIS adalah ruang strategis bagi kita untuk membangun peta kolaborasi dan arah keilmuan KPI ke depan. Melalui forum seperti ini, kita dapat menyamakan persepsi, memperkuat jaringan antar prodi, serta merumuskan langkah nyata dalam pengembangan kurikulum, riset, dan publikasi ilmiah,” tuturnya.

Ia menilai, kegiatan Rakerda sekaligus seminar nasional yang diinisiasi ASKOPIS Jawa Timur ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi kelembagaan, tetapi juga wahana berbagi praktik baik antar perguruan tinggi. “Tantangan komunikasi Islam di era digital memerlukan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif. Perguruan tinggi keagamaan harus berani mengembangkan riset-riset yang responsif terhadap perubahan media, isu literasi digital, dan etika komunikasi,” lanjutnya.

Pentingnya revitalisasi peran prodi KPI di tengah transformasi komunikasi publik yang makin kompleks. Menurutnya kompetensi lulusan KPI harus diarahkan tidak hanya pada kemampuan dakwah dan penyiaran konvensional, tetapi juga pada kecakapan digital, penulisan media, serta kemampuan literasi data dan informasi.

“Kita tidak bisa lagi menempatkan KPI sekadar sebagai prodi yang berfokus pada dakwah di media tradisional. Kini, KPI harus menjadi motor penggerak komunikasi Islam yang mencerahkan di dunia digital,” ujarnya.

Dalam pandangannya, ASKOPIS sebagai asosiasi ilmiah memiliki peran strategis untuk memastikan bahwa setiap prodi KPI di Indonesia bergerak dalam koridor akademik yang kuat dan relevan.

“Kita harus membangun body of knowledge komunikasi dan penyiaran Islam yang khas, bukan sekadar turunan dari ilmu komunikasi umum. Ada nilai-nilai Islam yang perlu terus dihidupkan, diinternalisasi, dan dikontekstualisasi dalam kerangka akademik dan profesional,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif ASKOPIS Jawa Timur yang menggabungkan rapat kerja dengan seminar nasional bertajuk Communication and Journalism Fest, yang mempertemukan para akademisi, praktisi media, dan mahasiswa.

“Format kegiatan seperti ini sangat menarik karena menggabungkan dimensi kelembagaan dan ilmiah sekaligus. Di satu sisi kita berdiskusi tentang arah strategis asosiasi, di sisi lain kita membuka ruang akademik bagi mahasiswa dan dosen untuk mempresentasikan riset, berdialog, dan menulis karya ilmiah,” ungkapnya.

Luthfi juga menekankan pentingnya literasi komunikasi dan jurnalisme Islam sebagai benteng etika publik di tengah derasnya arus informasi. “Di era post-truth, narasi dakwah dan komunikasi Islam harus menghadirkan kesejukan, kedalaman, dan keteladanan. Di sinilah peran KPI dan ASKOPIS menjadi signifikan yakni mengawal nilai Islam dalam ruang publik agar tetap bernuansa rahmatan lil ‘alamin,” katanya.

Ia menutup wawancara dengan menggarisbawahi pentingnya semangat sinergi antar perguruan tinggi keagamaan. “Rakerda ini bukan sekadar forum administratif, tetapi ruang penyatuan langkah. Dari Jombang, kita ingin mengirim pesan bahwa prodi KPI Jawa Timur siap beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan komunikasi Islam nasional. Harapannya, kolaborasi ini melahirkan model pendidikan KPI yang unggul, moderat, dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Penulis: M. Rudi Cahyono, Dosen UIT Lirboyo, Alumnus KPI

Skip to content