Tulungagung, 24 Juli 2025_Himpunan Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat bertema “Implementasi Sejarah Lokal dalam Menjaga Warisan Luhur Nusantara” di Dusun Turi, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sejak 24 hingga 27 Juli 2025 yang dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana, Achmad Rifa’i. Informasinya rombongan berangkat menuju lokasi pada pukul 08.00 WIB.
Kegiatan ini bertujuan menggali sejarah lokal sekaligus membangkitkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan warisan budaya. Salah satu fokus utama adalah Candi Penampihan, yang dikenal sebagai salah satu candi tertua di Tulungagung, namun kini mulai terlupakan. “Kegiatan kita bukan hanya mengetahui sejarah lokal saja, tetapi juga memperkenalkan kembali warisan budaya yang sudah terlupakan,” ungkap Achmad Rifa’i.
Peserta kegiatan terdiri dari seluruh anggota HMPS SPI dan satu peserta non-HMPS. Mereka dibagi menjadi tiga divisi utama yakni penelitian, pengembangan, dan pengabdian. Divisi penelitian fokus pada konservasi dan wawancara terkait Candi Penampihan, menggali informasi dari tokoh setempat untuk memperkuat data sejarah.
Divisi pengembangan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan membagi makan sapi, ngarit, membersihkan kandang, serta melakukan wawancara tentang sektor ekonomi lokal, khususnya peternakan sapi perah. Hasil dari divisi ini akan diwujudkan dalam video panjang yang memperkenalkan Desa Geger sebagai penghasil susu perah kepada masyarakat luas. Sementara itu, divisi pengabdian bergerak di bidang pendidikan dengan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an setempat, memberikan manfaat langsung bagi pembinaan generasi muda desa.
Kegiatan ini memiliki tiga sasaran utama yakni menyelamatkan dan mengenalkan kembali Candi Penampihan, mengangkat potensi susu perah Desa Geger, serta menunjukkan kepada mahasiswa dan masyarakat umum bahwa ilmu sejarah dapat dipelajari secara langsung di lapangan dengan cara yang menyenangkan. Selain membawa dampak positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga memberikan kebanggaan tersendiri bagi Ketua Pelaksana. Achmad Rifa’i juga menyampaikan bahwa keluarganya, terutama sang ayahnya pribadi merasa senang dan insyallah bangga melihat kontribusinya dalam menjaga warisan budaya dan mengembangkan potensi desa. Dengan sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghidupkan memori sejarah, memperkuat identitas lokal, dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Geger.
Penulis: Ahmad Misbakhul Amin
