Mahasiswa Manajemen Dakwah Belajar Menjadi Muthowif Profesional di Kantor Kemenag Tulungagung

Kontributor:

Tulungagung, 19 Juni 2025 – Ibadah haji dan umrah bukan semata perjalanan fisik menuju Tanah Suci melainkan juga sebuah perjalanan spiritual yang memerlukan kesiapan lahir dan batin. Memahami pentingnya hal tersebut Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan Konsentrasi Haji dan Umrah semester 6 melaksanakan Pembekalan dan Pelatihan sebagai Muthowif Sesi IV. Pelatihan mengusung tema  Menjadi Muthowif Profesional: Mengawal Ibadah Haji dan Umrah sebagai Perjalanan Spiritual dengan Layanan Aman, Nyaman, dan Sesuai Syariat.”

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mata kuliah Manasik Haji dan Umrah. Selain sebagai pembelajaran akademik, pelatihan ini juga bertujuan agar mahasiswa lebih memahami peran penting Kementerian Agama dalam pelayanan ibadah haji dan umrah, mulai dari aspek regulasi, pembinaan manasik, pelayanan administratif, hingga perlindungan jamaah.

Ridwan Bagas, Ketua Koordinator Acara bersama para koordinator lainnya seperti Syahrani, Sania Ufia Lainul Khusna, dan Mahdiya memimpin jalannya kegiatan yang berlangsung dengan antusiasme tinggi. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan qiroah. Sambutan hangat disampaikan oleh Bapak H. Suryani, M.Ag., Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Tulungagung, serta oleh Dosen Pembimbing Mata Kuliah Manasik Haji Umrah, Dr. Zulva Ismawati. M, Pd.

Dalam sesi materi H. Suryani memberikan wawasan mendalam tentang lingkup pembinaan dan pelayanan Haji Umrah. Suasana semakin hidup ketika sesi sharing dan tanya jawab dibuka serta dipandu oleh moderator Delvi Nur Syafiah. Berbagai pertanyaan kritis diajukan oleh mahasiswa, seperti perihal subsidi haji, istitha’ah haji, fenomena haji backpacker, hingga kiat-kiat mempercepat keberangkatan haji melalui perpindahan domisili.

Antusiasme mahasiswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Tidak hanya mendapatkan teori dan pembelajaran kognitif, para peserta juga diajak melakukan tour edukasi ke Kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Tulungagung. Di sana mahasiswa MD menyaksikan secara langsung bagaimana proses pendaftaran haji, validasi data, pembuatan paspor dan visa, hingga tahapan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji.

Kegiatan ini memberikan pemahaman konkret kepada mahasiswa tentang regulasi dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pelayanan haji dan umrah baik dari pemerintahan maupun dari pihak swasta seperti KBIHU dan travel. Selain itu mahasiswa diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi tour leader dan muthowif profesional yang berkompeten dan berkualitas sebagaimana salah satu profil lulusan mahasiswa MD yang pernah dikatakan Koorprodi.

Ridwan Bagas, mewakili mahasiswa dan panitia khususnya menyampaikan harapan besar agar kegiatan semacam ini mampu memotivasi mahasiswa untuk memahami lebih dalam tentang dunia pelayanan haji dan umrah. Pun, sekaligus kelak menjadi bekal penting untuk membentuk generasi muthowif yang siap mengawal perjalanan haji dan umrah dengan amanah dan sesuai syariat.

Penulis: Ahmad Misbakhul Amin

Skip to content