Mahasiswa Manajemen Dakwah UIN SATU Tulungagung Magang di Kemenag Trenggalek: Belajar Administrasi dan Pelayanan Publik

Kontributor:

Trenggalek, 15 September 2025 – Sebanyak sepuluh mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan kegiatan magang di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini berlangsung mulai 15 September hingga 25 Oktober 2025. Selama magang, para mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam dunia kerja birokrasi, khususnya di bidang pelayanan publik dan administrasi keagamaan.

Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek memiliki tujuh bidang utama, yaitu Sekretariat Jenderal, PAIS (Pendidikan Agama Islam), Bimas (Bimbingan Masyarakat), Penma (Pendidikan Madrasah), Potren (Pondok Pesantren), Zawa (Zakat dan Waqaf), serta Haji. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa magang ditempatkan di beberapa bidang, antara lain PAIS, Haji, PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), serta di beberapa KUA seperti KUA Kecamatan Trenggalek, Durenan, Tugu, Pogalan, dan Karangan.

Menurut salah satu peserta magang, Delvi Nur Syafiah, kegiatan magang ini memberikan banyak manfaat dan pengalaman berharga. Mahasiswa belajar mengenal sistem administrasi pemerintahan, mengelola surat masuk dan keluar, serta ikut serta dalam berbagai kegiatan seperti Bimtek Literasi Al-Qur’an dan Trenggalek Digital Madrasah Award. Di KUA, mereka juga terlibat dalam pelayanan masyarakat seperti pengajuan pernikahan, pelayanan bagi penyandang disabilitas, hingga menyaksikan tata cara seseorang memeluk agama Islam.

Selain itu, mahasiswa juga dilatih kemampuan public speaking melalui kegiatan apel pagi dan upacara peringatan hari besar di lingkungan Kemenag. Delvi menyebutkan bahwa keterampilannya dalam berbicara di depan umum dan kemampuan administrasi sangat terasah selama mengikuti magang. “Tempat ini sangat direkomendasikan untuk mahasiswa berikutnya, karena kegiatan di sini beragam dan banyak memberikan pembelajaran nyata,” ujarnya.

Implementasi keilmuan dakwah juga terlihat jelas, terutama bagi mahasiswa yang berkonsentrasi pada manajemen haji dan umrah. Mereka memperoleh pemahaman langsung mengenai pelayanan haji serta persyaratan administratifnya. Menurut Delvi, pengalaman magang di Kemenag sangat relevan dengan bidang studinya dan membuka prospek kerja yang luas, seperti menjadi penyuluh agama atau bekerja di bidang penyelenggaraan haji dan umrah.

Dengan pengalaman berharga tersebut, kegiatan magang di Kemenag Trenggalek menjadi wadah pembelajaran ideal bagi mahasiswa Manajemen Dakwah untuk mengasah kemampuan profesional, memperkuat keterampilan komunikasi, serta memahami dunia kerja birokrasi keagamaan secara langsung.

Penulis: Ahmad Misbakhul Amin

Skip to content