Nur Wakhid, Mahasiswa Psikologi Islam berkesempatan magang di Dinas Psikologi TNI AL (DISPSIAL) sejak 18 Agustus hingga 31 Oktober 2025. Mereka adalah Nurwahid, Reza Calvin Velmahsa, Andi Wahyu Setiawan, M. Farid Akmal Hanafi, Niken Dwi Febriani, Siska Arini Kusuma Dewi, Butsaina Iqlima Hanniyah, dan Niken Dyah Lestari. Selama lebih dari dua bulan, delapan mahasiswa ini ditempatkan secara rolling di berbagai divisi, dengan jadwal pergantian setiap dua minggu sekali. Sistem ini membuat mereka merasakan langsung dinamika kerja di beragam bidang psikologi militer.
Magang di DISPSIAL sendiri merupakan rekomendasi dari dosen, sekaligus peluang emas untuk mempelajari beragam alat tes psikologi yang biasanya digunakan dalam proses pendidikan dan seleksi prajurit TNI AL. “Kami bisa melihat langsung bagaimana tes dilakukan, dari pendampingan hingga pengolahan data, bahkan sesekali diminta memaparkan materi layaknya kuliah,” ujar Wakhid.
Kegiatan sehari-hari yang dijalani pun cukup variatif. Mahasiswa dilibatkan dalam back up data para siswa pendidikan TNI AL, mendampingi proses tes psikologi hingga memberikan instruksi kepada peserta tes. Tidak jarang mereka juga diberi tanggung jawab melakukan pengoreksian data hasil tes. Dengan demikian mereka tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi ikut berkontribusi aktif dalam jalannya kegiatan.
Banyak manfaat yang didapatkan dari pengalaman ini. Selain mengenal lebih dekat profesi psikologi dalam lingkup militer mahasiswa juga belajar bagaimana profesionalisme, kedisiplinan, dan kerahasiaan data menjadi prinsip penting yang dijunjung tinggi di DISPSIAL. Lingkungan kerja yang tertib dan penuh semangat kebersamaan semakin menambah motivasi mereka untuk belajar.
Skill yang ditawarkan pun beragam mulai dari keterampilan mendampingi tes psikologi hingga kemampuan komunikasi dengan peserta maupun staf. Semua itu menjadi bekal berharga untuk menapaki dunia kerja setelah lulus nanti. Magang di DISPSIAL dinilai sangat rekomended bagi mahasiswa psikologi baik S1 maupun S2 profesi. Selain sesuai dengan bidang keilmuan, suasananya juga mendukung untuk belajar lebih dalam tentang penerapan psikologi berbasis militer. “Bagi yang ingin menekuni profesi psikologi, terutama yang tertarik dengan dunia militer, tempat ini sangat cocok,” tegas mahasiswa yang kerap disapa Cemet.
Dengan pengalaman ini delapan mahasiswa tersebut semakin yakin bahwa teori dan praktik bisa berjalan seiring. Magang di DISPSIAL bukan sekadar menambah wawasan tetapi juga memberi gambaran nyata tentang profesi psikologi di medan yang penuh disiplin dan tanggung jawab.
Penulis: Ahmad Misbakhul Amin
