Jakarta, 01 September 2025_Program Praktik Profesi Lapangan mahasiswa program studi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung resmi dibuka pada hari ini dii Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) Jakarta. Kegiatan bertajuk Daurah Tafsir ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 September 2025, dengan tema “Adventure of Meaning World: Menelusuri 5 Benua Tafsir Al-Qur’an.”
Dalam sambutannya, pendamping mahasiswa M. Ridho menegaskan bahwa PPL kali ini merupakan wujud nyata dari tholabul ilmi. Ia berpesan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar di PSQ dengan sebaik mungkin tidak hanya untuk memperdalam khazanah tafsir, tetapi juga untuk mempersiapkan diri berkontribusi di masyarakat. “Situasi negara memang tengah memanas, terlebih di Jakarta sebagai pusat pergolakan rakyat. Namun, mendampingi mahasiswa tetap menjadi prioritas utama saya. Karena itu, saya serahkan amanah pelaksanaan PPL kepada para pendamping di PSQ,” ungkapnya.
Perwakilan PSQ, Ahmad Zayadi, turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah lama terjalin dengan UIN SATU Tulungagung. Ia mengingatkan kembali tentang MoU antara kedua lembaga yang sudah menghasilkan banyak generasi mahasiswa menimba pengalaman di PSQ. “Tak terhitung berapa angkatan mahasiswa UIN SATU yang pernah berproses di sini. Ini menjadi bukti nyata konsistensi kita dalam membangun tradisi akademik tafsir,” jelasnya.
Menariknya, Zayadi juga mengaitkan konteks situasi nasional dengan perjuangan mahasiswa. Menurutnya, aksi mahasiswa yang turun ke jalan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat memiliki kemuliaan yang setara dengan perjuangan para mahasiswa PPL yang tengah mendalami ilmu tafsir. “Keduanya sama-sama modal penting untuk meneruskan estafet kepemimpinan bangsa,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan sosok Habib Ali sebagai wakif yang mewakafkan tanah untuk pembangunan PSQ. Habib Ali pernah berpesan bahwa lahan yang dulunya berupa hutan suatu saat akan ramai dan menjadi pusat ilmu. Kini, ramalan itu terbukti dengan berdirinya PSQ sebagai salah satu pusat pengkajian Al Qur’an terkemuka di Indonesia. Di akhir sambutannya, Ahmad Zayadi berharap agar PPL “Daurah Tafsir” tidak hanya melahirkan generasi cendekia, tetapi juga menyumbang semangat baru bagi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan penuh kedewasaan dalam menyikapi persoalan bangsa.
Soraida Nusful Laili, salah seorang peserta PPL mengungkapkan kepada Redaktur bahwa ini merupakan langkah dan pengalaman baru. Semangat baru yang dibawa dari Tulungagung akan dipertaruhkan selama pembelajaran di Jakarta. Ia bersama dengan teman-temannya siap untuk menerima pembelajaran dan mengemban tugas baru sebagai pengkaji ilmu Al Quran dengan kultur yang berbeda.
Penulis: Ahmad Misbakhul Amin.
