Deska Haniva Diah Hapsari mahasiswa Ilmu Al Quran dan Tafsir UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang sekarang duduk di bangku semester 2 berhasil menorehkan prestasi ke sekian kalinya. Kompetisi tahfidz hadis atau hafalan hadis diikutinya runtut sedari tingkat lokal desa hingga berakhir juara di tingkat Provinsi Riau. Lomba yang diikutinya sebenarnya tidak murni perversi seratus persen dengan dunia yang digelutinya yakni Al Qu’ran. Namun semangat untuk belajar ke cabang keilmuan lainnya yakni hadis menurutnya tidak kalah penting dengan pembelajaran Al Qu’ran.
Ia menceritakan bermula di awal tahun 2024 dari ajakan ustaz pembimbingnya ia memberanikan diri untuk mengikuti lomba tersebut. Ia dibimbing di Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Kota Dumai Riau untuk kemudian maju di tingkat kota dan berhasil meraih juara satu. Tidak sampai di situ ia kembali mewakili Kota Dumai dan berhasil pula diraihnya terbaik satu. Oleh karena prestasi yang dimilikinya ia diberangkatkan umrah secara gratis oleh Pemerintah Kota Dumai pada pertengahan Desember 2024.
Kini Sebagai seorang Mahasiswa yang kesehariannya disibukkan dengan urusan perkuliahan dan santri di Pondok Pesantren Munzalan Mubarokan ia mencoba untuk terus memperkuat dan memperdalam studinya di lingkar kajian Tafsir Al Quran dan Hadis. Tidak sampai di situ tercatat ia termasuk bagian salah satu anggota aktif Komunitas El Himmah (Komunitas Pengkaji Al Quran, Hadis, Turats dan Wacana Keislaman) di lingkungan UIN SATU Tulungagung. Sebagai salah seorang kader aktif oleh teman temannya ia bukan hanya dianggap sebagai teman sejawat namun juga partner yang dapat membimbing dan memberikan sport sistem.
Hasil prestasi gemilang ini ditulis bukan bermaksud untuk menyombongkan diri ataupun kepentingan lain. Tidak lain dan tidak bukan bahwa tulisan ini hadir sebagai penyemangat dan pendorong kuat kepada mahasiswa di lingkungan Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Penulis: Ahmad Misbakhul Amin
