Upaya Perkuat Fasilitas Dakwah: Program Studi Ilmu Hadis Buka Kelas Konten Kreator

Kontributor:

Tulungagung, 6 November 2025_ Program Studi Ilmu Hadis FUAD UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terus berupaya memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menghadapi era digital. Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Dasar Pembuatan Konten Dakwah Digital” yang diselenggarakan pada Kamis, 6 November 2025, bertempat di ruang meeting Gedung Prajna Paramita.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa Ilmu Hadis dan menghadirkan Muhammad Fikri Ainun Najib, dosen Universitas Nahdlatul Ulama Blitar sebagai pemateri. Dalam sambutannya Muhammad Sulthon Aziz selaku Koordinator Program Studi Ilmu Hadis menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk adaptasi keilmuan hadis terhadap perkembangan zaman. “Ilmu hadis tidak hanya diproyeksikan untuk dakwah secara konvensional tetapi juga perlu dikembangkan ke ranah digital agar pesan keislaman dapat menjangkau generasi muda dengan cara yang lebih relevan,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan arah baru dalam pendidikan hadis yang tidak berhenti pada kajian tekstual dan hafalan saja. Kesempatan ini menjadi titik bertransformasinya menjadi dakwah kontekstual berbasis media.

Dalam sesi tersebut Fikri membagikan pandangan dan strategi praktis mengenai bagaimana mahasiswa Ilmu Hadis dapat mengembangkan dakwah berbasis media digital dengan pendekatan yang kreatif, komunikatif, dan berlandaskan nilai-nilai akademik.

Dalam pemaparannya Fikri Ainun Najib menekankan dua bentuk utama komunikasi dalam dakwah digital, yakni komunikasi visual dan non-visual. Komunikasi visual menurutnya mencakup aspek desain, gambar, dan video yang mampu menarik perhatian audiens, sementara komunikasi non-visual lebih menekankan pada kekuatan narasi, diksi, dan penyampaian pesan yang efektif. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara identitas sebagai kreator konten dan tanggung jawab sebagai akademisi. “Menjadi kreator bukan berarti meninggalkan nilai ilmiah. Justru seorang akademisi bisa menjadi kreator yang lebih berbobot karena pesannya berakar pada pengetahuan yang mendalam,” jelasnya.

Sebagai outcome kegiatan, seluruh peserta direncanakan akan membuat proyek konten digital bertema hadis ekologi. Tema ini dipilih sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan isu lingkungan hidup. Melalui proyek tersebut mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pendekatan dakwah yang informatif dan solutif terhadap persoalan sosial-ekologis masa kini.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Prodi Ilmu Hadis UIN SATU Tulungagung dalam mencetak generasi dai digital yang intelektual, kreatif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Penulis: Ahmad Misbakhul Amin

Skip to content