Pendampingan Masjid: Gerakan Nyata Dosen dan Mahasiswa Manajemen Dakwah UIN SATU Tulungagung untuk Masjid Ramah Generasi

Kontributor:

Tulungagung – Dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN SATU Tulungagung telah menggelar kegiatan pendampingan masjid dengan tema ”Rekonstruksi Peran Masjid: Aksi Nyata Dosen dan Mahasiswa untuk Masjid Ramah Generasi”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Masjid Al Hakim Tulungagung pada hari Rabu (13/05/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Acara ini dilaksanakan sebagai bukti nyata keseriusan serta kepedulian akademisi terhadap kelanjutan fungsi masjid di tengah-tengah masyarakat modern.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr. Nurul Hidayat, M. Ag., Koordinator Prodi MD, Dr. Mutrofin, M.Fil.I., jajaran dosen dan mahasiswa MD, serta menghadirkan dua pemateri,  yakni Dr. Arik Dwijayanto, M.A, dan Hidayat Surya Abadi, M.Sos. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Dr. Mutrofin menyampaikan bahwa masjid mempunyai kewajiban untuk dapat adaptif dengan perkembangan zaman sehingga tetap beriringan dengan generasi muda. Lebih lanjut, mahasiswa juga diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menghidupkan kegiatan masjid di lingkungan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, pemateri pertama disampaikan oleh Dr. Arik Dwijayanto, M.A., yang membahas pentingnya pengelolaan masjid yang inovatif dan adaptif. Ia menegaskan bahwa masjid saat ini harus mengadakan program-program kreatif agar dapat menggugah minat generasi muda. ”Pendekatan dakwah yang komunikatif dan sesuai perkembangan teknologi sangat diperlukan dalam pengelolaan masjid modern. Pengurus masjid juga harus mampu menciptakan suasana yang nyaman dan terbuka bagi seluruh kalangan masyarakat.” Ujarnya.

Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Hidayat Surya Abadi, M.Sos., yang menyoroti pentingnya kolaborasi antar akademisi, pengurus masjid, dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa masjid merupakan ruang hangat bagi kreativitas generasi muda tanpa melupakan nilai-nilai keislaman. Mahasiswa diserukan untuk aktif dalam berkontribusi melalui kegiatan sosial dan dakwah berbasis komunitas.

”Keberhasilan masjid ramah generasi sangat dipengaruhi oleh keterlibatan pemuda dalam berbagai program masjid.”, ujarnya.

Sesi pemaparan materi ini berlangsung interaktif sehingga menciptakan pemahaman lebih mendalam bagi peserta terkait isi pembahasan yang telah disampaikan. Kedua materi tersebut mendapat perhatian besar dari peserta dikarenakan dinilai relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Tidak hanya sesi pemaparan materi, peserta juga dipersilakan untuk berdiskusi dan menukar gagasan mengenai tantangan dalam pengelolaan masjid di era digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat Islam dan generasi muda dapat terus dikembangkan melalui berbagai inovasi. Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan sinergi antara kalangan akademik dan masyarakat dalam membangun lingkungan masjid yang aktif, inklusif, dan adaptif terhadap generasi muda.

Kontributor: HMPS Manajemen Dakwah
Penulis: Friska Novi Rahmadani

Skip to content